Tampilkan postingan dengan label hong kong. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hong kong. Tampilkan semua postingan

china for the second time -- part five

plaza inn

Jadi akhirnya terbahas juga makanan yang ini. Doain aja semoga niat blogging tidak hilang dan bisa bercerita tentang makanan-makanan lain yg sempat sy santap di Cina. ;)

Nama makanan: 雀龍點心 (què lóng diǎnxīn, ini paket dim sum)
Asal: Hong Kong, tapi disesuaikan dengan lidah turis.
Nama restoran: Plaza Inn by Maxim's Restaurant Limited
Harga: 286 HKD
Isi: 2 siomay dg topping abalone, 2 hakau udang, 2 udang cacah berbentuk ikan koi; 2 pie asin dg topping abalone, 2 egg tart dg topping agar-agar transparan, 2 kue embuh tabur wijen.
Citarasa: asin, gurih, sedap

Kesan: Cantik! Tiada kata lain yang bisa menggambarkan hidangan ini. Lebay one ding, tentu selain cantik juga enak. Tapi! Udang berbentuk ikan koi, pie asin dengan garnish whole abalone, ini yang bikin koki atawa make-up artist? Wadahnya juga cute max! Selain itu, kue-kue manisnya yummy. Interiornya luar biasa, ada semacam taman lampion indoor di tengah-tengah restoran ini, dg warna lampu yang berganti-ganti. Seragam yang dipakai pelayan restoran ini juga keren banget.

Catatan: Makanan di Disneyland Hong Kong (sejauh pengalaman sy 2x ke sana, yang sebelum ini makannya sosis panggang), tidak ofensif pada lidah Indonesia. Tapi ini bukan hal yang umum dijumpai di Hong Kong, kecuali di tempat-tempat yang memang ditujukan utk turis internasional. Jangan kaget bila sepulang dari Disneyland Anda mampir ke kedai mie dan menjumpai kuahnya berasa kaporit, misalnya. Atau makan bakso bakar kecap yang asem, asin, enggak ada manis-manisnya sama sekali. Percayalah you'll never appreciate the hint of sugar in any meals until it's completely not there. Tapi hei, yang berkesan itulah yang bisa diceritain ke anak-cucu, bener ga?

hong kong for the second time -- part two

hong kong billboards and shop signs

Harga-harga di Hong Kong super mahal! Masa sepatu cuma lebih murah 130rb dari tiket masuk Disneyland? Baju lebih murah 130rb dari sepatu, makanan juga mahal, aargh... duitku langsung amblas dalam bbrp hari di sana.

Banyak salon untuk binatang piaraan terutama anjing, ada toko pakaian binatang pula lho. I guess orang sana benar-benar sayang pada piarannya.

Bahasa yang dipergunakan penduduk Hong Kong adalah bahasa Kanton, lebih bernada dan mengayun daripada bahasa Mandarin. Frasa2 yang sering kudengar adalah mai, moi dan mboi. Entah apa artinya, yang jelas muncul hampir dalam setiap kalimat. Iya, kupikir aku memang harus lebih tekun belajar bahasa asing. XD

hong kong for the second time

spanish hourly hotel at hong kong

Pembaca setia blog makan malam anggur merah, jgn keburu mencari posting berjudul hong kong for the first time, karena memang tidak kubuat. Secara kejadiannya cuma landing, terus langsung naik bus menuju kota lain.

Ada satu kesan yang kudapatkan sejak menginjakkan kaki ke Hong Kong utk kedua kalinya. Tempat ini crowded banget! Gak manusia gak bangunan, juga papan reklame dan tulisan, memenuhi segala penjuru. Sampai mumet dan disoriented aku menelusuri jalan-jalannya.

Ternyata kesan tsb tidaklah salah. Barusan baca di wikipedia, katanya luas daerah itu 1104 km2 dan jumlah penduduknya 7jt. Bahkan katanya Hong Kong is one of the most densely populated areas in the world. Yo pantes ae...

Hong Kong persis seperti yang digambarkan oleh acara-acara TV7 waktu aku kecil. Ya bangunannya, ya jalan-jalannya... Cuma yang tidak disiarkan di TV7 adalah banyaknya panti pijat di sana.

Entah ini mewakili mayoritas panti pijat yang ada atau tidak, pada saat kudekati salah satunya terbaca tulisan kecil, 'pretty-pretty' di bawah 'foot and body massage' yang ditulis besar-besar. Untuk apa coba mengiklankan pretty face kalau hanya untuk pijat kaki dan punggung?

Balik kanan, langsung berhadapan dengan baliho bertuliskan Spanish Hourly Hotel. Yang ini bahkan tidak repot-repot mengecilkan tulisan 'hourly'nya. Full caps lock pula. -.-a