Tampilkan postingan dengan label kenalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kenalan. Tampilkan semua postingan

baru kenalan?

I know jujitsu, karate, tae kwan do and several other... uh, phrases.
-- He Chose The Nails --

Sesaat setelah menutup majalah, sy disodori sandwich isi ham oleh teman sy. Kami sedang makan malam di Boliva. Enak sekali lho, FYI. Kemudian sy diperkenalkan kepada temannya teman. Samar-samar sy ingat pernah melihat wajahnya. Setelah beberapa suapan lagi (dan beberapa upaya mengingat-ingat), sy benar-benar yakin bhw ini bukan pertama kalinya kami berkenalan.

Dia kelihatannya tidak ingat. Sy juga diam saja. Soalnya sy sendiri juga tidak innocent. Lebih dari satu kali sy dikatai org karena lupa pernah berkenalan dengan mereka. :D

orangutan -- part three --

Anda: Saya ada di X.

Saya: Lho, saya juga di X.

Anda: Anda yg mana?

Saya: Anda lakukan Y deh. Ntar sy samperin.

Anda pun melakukan Y, di X. Tapi sy tdk nyamperin.

Maaf, sy pengecut. Padahal physically, Anda boleh juga. Sy masih sering memukul-mukul kepala kalau ingat kejadian waktu itu.

Nggak, saya nggak all the time parno kok. Beberapa tmn baik sy adl hasil dari diajak (dan ngajak) kenalan. Gak jelas juga kenapa bbrp org menyebabkan alarm di kepala saya berbunyi sementara beberapa tidak.

orangutan -- part two

Ada kejadian lain di mana sy cold feet saat diajak kenalan co. Pas ntn pertunjukan musik bareng 2 org tmn, ada yg nowel pundak sy dr blkg. Pas sy noleh, dia tunjukkan layar hpnya. Tertulis di sana kalimat 'Boleh kenalan?'

Emang, saking bisingnya, ngomong biasa nggak bakal kedengaran. Jadi saya katupkan tangan kayak salamnya org Thailand, sambil menggeleng cepat. Trus sy seret tmn sy menjauhi tempat itu. Tmn sy satunya ngikut di blkg.

Yg ini sy ga eman, karena saraf parno sy sudah memekik lantang. Suasana konser, riuh, bising, banyak orang. Selain itu, co ini cuma bagus hapenya doang.

orangutan

Bbrp hari yg lalu sy jalan2 k Royal Plasa (Plaza?). Pas sy jln k Gramedia, seorg co melambai2kan tangannya like crazy. Dia bawa2 foto orangutan dan meminta saya mengadopsi satu. Ehehe.. Gak ding, katanya, organisasi <inputkan nama organisasi pecinta lingkungan di sini> sedang berusaha menyelamatkan orangutan di Indonesia, dan dia minta dukungan sy.

Ayo aja sih. Soalnya gambar orangutan2 yg dia bawa kondisinya mengenaskan banget. Ada yg luka, ada yg tangannya diamputasi, dsb. Gak isa mbayangin kalo sy yg ada di posisi mrk. Tapi saat sy dihadapkan pd formulir pernyataan mendukung, sy melambat. Kok jadi ragu ya? Di formulir tsb harus menuliskan alamat dan no hp soalnya..

Now I'm not the most favorable girl in the world, tapi perkataan co tsb selanjutnya justru memantapkan hati sy utk batal ngisi. "Jgn kuatir, C," katanya: "Datanya cuma dilihat oleh 4 orang kok. Kalo Cc mau, nanti sy kasih no hp saya."

Leh, kok malah jadi acara tukar-menukar no hp gini? Akhirnya sy cari2 alasan utk excuse myself. Maap deh rekan2 orangutan, saya kadung ngeri.

...

Kalo dipikir2 emang keterlaluan ya, sy. Padahal organisasinya ternama, haruse kan ga semudah itu bagi2 data. Co yg nawarin no hpnya itu juga not bad lho. Tuinggi, uatletis, dan cuakep. Cih. Lagian meski manggil sy 'cc, cc', kelihatannya lebih tuaan dia drpd sy.

Ya sudah. Malam ini sy dan para orangutan akan meratapi kehilangan kami.

Glossary:

kadung: bahasa Jawa dari 'telanjur'
tuinggi, uatletis, dan cuakep: tinggi, atletis, dan cakep. Bahasa gaul, atau bahasa mata keranjang. Sama saja.