Tampilkan postingan dengan label mimpi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mimpi. Tampilkan semua postingan

lucid dream for the first time

sleep

So I had a lucid dream.

Ga disengaja sih, kayak orang2 yang training siang dan malam utk dpt mengalami lucid dream gitu.

Jadi sy pergi tidur dalam keadaan terlalu letih. Di tengah2 mimpi, sy tiba2 merasa itu mimpi. Di internet beredar tips utk memastikan apakah Anda sedang bermimpi atau tidak, perhatikan tangan Anda atau cari jam dinding, sebab mimpi tak dapat melukiskan tangan kita dg detail. Dan mengenai jam dinding, bila jam terus menunjukkan waktu yang berbeda-beda tiap kali kita memandangnya, itu tandanya kita sdg bermimpi. Teringat akan tips tsb, sy melirik tangan sy.

Jari-jari sy bengkak seukuran pisang Ambon Sodara-Sodara!

Jadi jelaslah itu mimpi. Tahu apa yang sy lakukan berikutnya? Instead of lompat2an di cabang-cabang pohon atau melakukan petualangan gila lainnya, sy jongkok, meringkuk, dan berkata berulang-ulang ke diri sendiri bagaikan mantra: "Jgn bangun dulu -- ini keren -- jangan bangun dulu -- ini keren..."

Dan secepat datangnya, perasaan 'mimpi kali ye' itu pun segera menghilang. Sy kembali lupa bhw itu mimpi. Maka sy melanjutkan bermimpi tanpa status lucid. Isinya apa, bangun-bangun sy sdh lupa.

Sy tdk berpetualang di dunia lucid dream itu sebagian karena alamnya menjadi aneh. Kayak bengkok-bengkok dan tidak proporsional gt, dindingnya bengkok, sofanya melembung di sebelah sini dan mengecil di sebelah sana, dan garis tepi tiap objek menebal hingga tampak tidak nyata, mirip animasi.

tas 3D
Kira-kira seperti inilah.


Omong-omong, pada ingat nggak adegan di film 22 Jump Street? Yang Channing Tatum beserta rekan terpaksa menenggak drugs supaya gak dicurigai sbg polisi yang menyamar? Lucid dream mirip itu, tapi ga 100% sama. Ya contohnya soal garis tepi tiap objek yang menebal yg sudah sy sebutkan di atas.

22 Jump Street

Kira-kira seperti inilah.


Dan enggak, saya enggak nge-drugs, jadi enggak tahu trippy scene itu akurat atau tidak. Cuma nenggak <inputkan merk obat masuk angin di sini> satu biji, itupun pagi harinya. Anda yang pernah ngedrugs, ceritakan pengalaman Anda pada saya dong...

Omong-omong soal drugs, kalo ga salah ingat yang di film itu acid a.k.a LSD, yang dipake pelaku penabrakan di Pondok Indah pada sore hari sebelum kejadian nahas tersebut. Drugs yang paling halusinatif itu denger2 emang LSD, yang paling tidak halusinatif mushroom. Buktinya tahun lalu saat sy berkunjung ke <inputkan nama pulau Indonesia yang terkenal hingga ke seluruh dunia di sini>, magic mushroom masih dijual bebas di sana.

magic-mushroom
Kira-kira seperti inilah.


Dan enggak, saya enggak pernah beli magic mushroom.

dental ufo

ufo saucer

Sy bermimpi ada UFO berbentuk piring terbang jatuh di Surabaya. Seseorg berusaha mengangkatnya dg crane kemudian dg bantuan alat berat lainnya melemparkan UFO tsb kembali ke luar angkasa.

Tak dinyana di luar angkasa sebuah tangan menangkap piring terbang tsb dan memasangnya ke gusi yang ompong. "Udah sy cari2 nih," kata makhluk guede itu. Ternyata piring terbang itu adalah giginya! XD

sup wortel

Tadi mlm aku mimpi seru banget, kejar-kejaran antara vampir dan manusia super. Iya kan, kalo vampir vs manusia biasa, mimpinya ga tahan lama, sebentar aja udah ketauan siapa pemenangnya. Ini manusianya super dalam artian bisa beladiri, bisa make sejata api, bisa kebut-kebutan di jalan, uangnya banyak, rumahnya tersebar di segala penjuru dunia.

...

Kok kedengarane kayak tokoh penting mafia mana gitu ya?

Anyway, aku ngliat mimpine kayak ntn film, jadi sudut pandang orang ketiga. Tokoh utamanya mirip banget sama tokoh utama cewek di film Underworld, minus atribut manusia serigalanya.

Mimpi dimulai dg berakhirnya sebuah rapat bisnis (rapat keluarga? ato malah bener2 rapat mafia?), settingnya malam hari. Peserta rapat bubar jalan dan menuju mobil masing-masing.

Ada 2 tangga di kanan dan kiri, sama-sama menuju jalan keluar, tapi semua orang pilih yg kanan. Ada cowok meleng mau ambil yg kiri, dia lagi blekberian gitu, tapi tengadah pada saat yg tepat, trus mundur2 dan ambil yg kanan.

Sebab, di tengah2 tangga yg kiri itu, berdiri seorg remaja co, memamerkan giginya yg runcing2 ala vampir'e 30 Days of Night. Ow yeah hidup watching too much horror movies!

Trus vampirenya masuk ruang rapat yg sudah kosong, mengendus2 udara. Apapun yg dia cari sudah ga ada di sana, meloloskan diri lewat jendela. Si vampir menggerung marah.

Kamera pindah ke cewek Underworld yg lagi nyetir sambil nelepon entah siapa. "Iya," katanya, "Rapat berlangsung lebih lama dari yang kuperkirakan. Iya, aku tahu kalau aku berada di suatu tempat lebih dari 1 jam, mereka bisa melacak bauku."

Dan pahamlah para penonton bahwa cewek ini harus terus berpindah2, saat ia berhenti di minimarket utk beli makanan, trus ke pom bensin, melemparkan kunci ke penjaganya: "Isi sampai penuh, cukup untuk melintasi lima negara bagian."

Iya, kayaknya aku mimpi dalam bahasa Inggris, trus ada subtitlenya, mimpiku kali ini amat sangat keren sekali oq.

Penjaganya ngomel, trus ngisi bensin, "Lima negara bagian? Dikiranya tangki mobil ini segede apa coba?" Tapi si cewek sudah masuk ke ruang mbuh apa dan makan makanan minimarketnya tadi.

Trus si penjaga diserang anjing hitam. Pas cewek Underworld mau mbayar, dia cuma nemu mayate.

Singkat cerita, tiwase tegang-tegang, ternyata yg mbunuh penjaga itu konco dw, seorg pria yg ketoke sejenis dg cewek itu. Sama-sama super, kalo ga bisa dibilang lebih super. Soale si cewek sudah ngeluarke pistol berlaras sedang, trus sudah ngeluarke satu-dua jurus beladiri, tapi co ini tenang-tenang wae.

Keliatane co ini sudah kenal ambek seng ce, karena mereka kemudian bermobil ke salah satu rumah kepunyaan si cewek. Tidak sebelum mereka bertengkar dahulu. Si co beralasan bhw penjaga pom bensin perlu dibunuh spy bau darahnya mengalihkan perhatian para pengejar. Dan mbuh gimana co itu mengaturnya, yg jelas darah memang berceceran. Si ce menjerit frustasi. Katanya nyawa penjaga pom bensin tidaklah kurang berharga dibandingkan nyawanya sendiri, kok bisa co itu membunuh segampang itu.

Tapi buktinya mereka maaf-maafan tuh, karena di rumah (villa?) mereka masak sup bersama. Pas masuk, si cewek nyetel alarm, karena inget kan, aturan 1 jam itu.. Trus mungkin keasyikan memasak membuat mereka terlena (si cewek motong2 sayuran, si co mendekat, terus kamera pindah menyorot langit berbintang), tiba2 vampir remaja sudah muncul di hadapan mereka. Si ce meraih jam yg alarmnya dia setel tadi, lalu mengumpat, terang aja gak bunyi, lha wong kehabisan batere...

makan siang terakhir



Saya mimpi jadi koboi! Settingnya persis iklan <inputkan merk rokok di sini>. Itu tuh, yg sering diputar di bioskop2 sebelum fim dimulai. Padang pasir, tali laso, nggiring ternak...

Pas matahari tepat bertengger di zenith, rombongan sy menuju saloon utk mengisi perut (eh, restoran di sana namanya saloon kan ya?).

Lagi enak2 makan, sekelompok orang masuk dan menangkap kami. Katanya makan siang di bulan <inputkan nama bulan di mana sekelompok org kompakan tidak makan siang di sini> hukumannya mati.

Trus tau2 saya sudah berlutut di atas panggung terbuka, temen-temen sy di kanan-kiri saya. Weks, langsung dieksekusi cah! Yang menggerebek saloon tadi koar-koar, dan tahulah saya kalau mereka anggota <inputkan organisasi agama garis keras di sini>.

Algojonya mengangkat pedang melengkung ala kisah 1001 malam. Dia berjalan ke belakang saya. Dan mengayunkan pedangnya.

Saat sy sms ke seorg tmn menceritakan mimpi yg absurd ini, dia membalas: "Crita ky gt lewat sms, gak bahaya po?"

My dear friend, dengan kondisi kejiwaan sy yg seperti ini, saya sungguh tidak peduli.

andromeda

Beberapa bulan yg lalu aku bermimpi. Mimpi yang sangat berkesan, sampai teringat berhari-hari setelahnya. Bagian awalnya terlalu pribadi untuk diceritakan, tetapi di bagian akhir, seorang pemulung memberiku papan tulis hitam. Di atasnya, dengan kapur warna-warni, tertulis puisi peninggalan neneknya.

Hmm, mestine kalo peninggalan nenek yang berharga, ndak dikasih-kasihke segampang itu dong, ke orang. Apa aku salah ingat ya? Apa pemulung itu hanya berniat menunjukkannya kepadaku?

Anyway, puisinya lupa lengkapnya, yg jelas baris akhirnya berbunyi begini:

"Life is full of possibilities, just like love is."

Maksutnya life is full of possibilities dan love juga full of possibilities, gitu. Bukan love salah satu possibility-ne life. :D Seingatku itu adalah puisi yang menyemangati kita untuk berani menjalani hidup.

Btw, mimpiku sangar ya. Kok bisa ada puisinya segala.. ;) Pertanyaannya sekarang, itu puisi dari mana? Apakah aku pernah baca di suatu tempat lalu saat terbawa mimpi copyrightnya dialihkan kepada nenek pemulung?