Tampilkan postingan dengan label surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label surabaya. Tampilkan semua postingan

mungkin orang india butuh fasilitas search

lima jari

Jadi kadang kita pijat, kan. Kalo pas terapisnya ahli, pijat serasa di surga. Tapi kalo terapisnya gak ahli, salah tekan, sudah gitu nekannya sekuat tenaga, wadowww... >.<

Jadi ceritanya si anu pijat di Lima Jari Surabaya. Dalam perjalanan pulang, ia berkata bahwa ia tadi dpt terapis yg mijetnya enak. Dia cerita, sebenarnya ingin pada kunjungan berikutnya ditangani oleh mas ini. Apa daya si anu terlalu pemalu utk menanyakan namanya.

>.< (I know, I know.)

"Well then, I've got a present for you," kata saya, tidak membuang-buang kesempatan utk pamer bahasa Inggris. "Namanya Wisnu."

"Hah? Tahu dari mana?"

Jadi sehabis dipijat, para tamu di Lima Jari dibuatkan minum. Sambil menunggu minuman hangatnya jadi, kita disetelkan TV di sudut lain ruangan. Hari itu di TV diputar film India. Si anu masih di toilet, terapis kami sedang membuat minuman utk kami masing2.

tari india
Jujur, film India itu kurang afdol kalo gak dikit-dikit nari.


Wanita setengah baya di layar kaca berujar: "Dewa, lindungilah Wisnu, lindungilah anakku. Oh Dewa, di mana Wisnu? Di mana dia?" Lalu diulang lagi, "Beritahukan kepadaku, di mana Wisnu, di mana anakku?" Dan lagi: "Beritahukan kepadaku, aku mohon, di mana Wisnu?"

Segera terapis saya menuding terapisnya si anu. "Di sini!"

Yang ditunjuk cuma senyam-senyum. >.<

Saat saya ceritakan ini ke si anu, dia pun bertanya: "Kalau terapismu enak ga, siapa namanya?"

"Uut," kata saya.

"Dewanya dimintai tolong utk menemukan Uut juga?"

"Engga, pake cara lain."

"Dan cara apakah itu?"

"Tanya orangnya langsung, namanya siapa."

>.< (I know, I know.)

ote-ote porong -- part two

ote-ote porong buatan Porong Wei

Karena dahulu belum terlalu mengenal dunia, sekrg statement sy ttg ote2 porong terenak di dunia akan diupdate.

Karena yang jadi nomor satu (sejauh yg pernah sy makan, iya, sy sudah belajar) sekrg adl ote-ote porong buatan Porong Wei! Nikmatnya tiada tara!

However, ote-ote porong buatan Porong Wei ini pun tidak luput dari kelemahan. Yang pertama masalah harga. Porong Wei ini kan bukanya di mall-mall di Sby, spt Grand City dan Ciputra World. Harganya bokk, mihilililil! Di Grand City Surabaya sudah mencapai 13.500 rp sebijinya.

Yang kedua, masih masalah harga. Dg jarak waktu hanya seminggu sejak sy makan di Porong Wei Grand City, sy kembali mkn ote-ote porong buatan Porong Wei di Ciputra World (iya, bisa dibilang sy keranj*ngan). Dlm waktu seminggu harganya sudah jadi 18.500 rp, coba. Ini harganya yang naik 5K rp atau harga antar counter tidak sama?

hah? bahasa malaysia? -- part two

malaysia

Banyak hal yg tjd, sampe ga nututi nulis. Enaknya nulis ttg apa ya...

Oh iya! Jadi ceritanya gara-gara dituduh Chrome nulis blog pake bahasa Malaysia, sy jadi inget pengalaman waktu pertama kali ke Sabindo, resto yang nyediain masakan khas Malaysia. Selain nasi goreng Sabindo, menu-menu lain yang saya pesan namanya asing di telinga. Ada teh o peng, roti cobra, limau plum, dan mie susu.

Tentu pertanyaannya adalah: Apaan aja tuh?

Harap-harap cemas menunggu teh o peng, ternyata yang datang adalah... Es teh manis Sodara-sodara!

>.< Sy lgsg lemas. Langsung terbayang jangan-jangan roti cobra cuma sekadar roti tawar, limau plum es jeruk nipis, dan mie susu adl indomie kuah rasa kare.

Ternyata bukan tuh. Roti cobra adalah semacam kulit pangsit berdiameter 20cm-an dengan telur mata sapi berpinggiran kriuk yang tingkat kematangannya bisa kita pilih, matang atau setengah matang. Bagaimana cara memasaknya hingga bisa kriuk gt masih menjadi misteri sampai sekrg.

Roti cobra juga mengandung kari ayam dan kari sapi. Sy dpt sepotong paha atas (ayam) dan beberapa potong daging sapi dipotong dadu. Talking about bertemu di kuali...

roti cobra sabindo
Amati foto ini utk membayangkan ke-kriukan pinggiran telurnya.


Berikutnya limau plum. Limau plum adalah minuman sirup dingin rasa limau yang dicemplungi dua potong asinan plum. Aneh-aneh sedap gt rasanya. Saran sy, asinan plumnya jgn dimasukkan ke mulut. Rasanya sungguh amat sangat asiin sekali. >.<

too salty
Percayalah.


Terus... Bila Anda pernah membuat pasta instan jaman dulu bermerk Pazto, Anda sudah merasakan 90% rasa mie susu.

pazto
Merk 'Pazto' kemungkinan besar sekrg telah diakuisisi oleh La Fonte.


Lalu bedanya mie susu dengan Pazto apa? Pertama, ini mie, bukan makaroni. Kedua, ada udang goreng tepung serta bakso ikan goreng tepung di atasnya. Ketiga, ini masakan Malaysia, bukan Italia. Hehehehe. n_n

mie susu sabindo
Mie susu. Perhatikan eudangan dan bebaksoan di atasnya. :9


Glossary:
nututi: bahasa Jawa. Penggunaannya sbb. ga nututi nulis = tidak ada cukup waktu untuk menulis.

mleco

Di restoran baru ini, terdapat menu mi goreng lava yang enaknya ampun-ampun. Tersedia dalam 2 pilihan daging, ayam atau seafood. Dapat dipesan dalam 4 level kepedasan.

Ada juga iga bakar, namun sy tdk suka. Sisi minus: es serut yang ada pada minuman something mengeras kembali karena pelayannya kurang tanggap, sudah selesai dibuat tapi tidak segera dihidangkan.

nona manis

Jadi, kemarin Minggu ngicipi menu yang ada di Nona Manis Cafe, Grand City Mall. Paling berkesan adalah spaghetti bolognaisenya, seumur2 belum pernah sy makan spaghetti seenak itu.

Interiornya bagaikan lobi sebuah hotel, dengan warna dan pencahayaan khasnya. Televisi yang ada pada saat itu memutar Discovery Channel.

Sesaat setelah memesan makanan, mata sy menangkap adanya rak majalah. Wow, cafe ini menyediakan majalah gratis utk dibaca di tempat, pikir sy. Menujulah sy ke sana. Ada beberapa majalah yang sy sdh tahu isinya, ambil majalah yang namanya asing ah... Esquire... Hmm tapi kok isinya agak aneh ya...

Belakangan sy baru tahu, esquire itu artinya gentleman, dan sy membaca majalah utk co di Nona Manis Cafe. >.<

klenger burger

Aduh kangen xena, kangen lusi tanpa hukum...
-- Real Life Assassin's Creed? --

Oke, sedikit telat, akhirnya sy ngincipin burger di tempat ini. Berkali2 gagal, karena yg di Nginden Semolo hilang, yg di Urip Sumoharjo (Darmo?) udah berubah jadi Hungry Box, speaking of which, kapan2 kudu nyoba!

Akhirnya dpt di Margorejo Indah, nempel di Supermarket Papaya. Sy pesan yg biasa. Ukurannya, 150% burgernya McD. Kalo yg king, sy ditunjukin oleh waiternya, diameternya sama dg diameter piring. Kalo yang makan lagi laper, mantab jaya kali ya...

grup jalan hantu

jl rajawali surabaya

God, grant me the serenity to accept the things I cannot change; courage to change the things I can; and wisdom to know the difference.
-- Reinhold Niebuhr --

Temennya temen dtg k Surabaya. Sambil makan, dia membaca peta yg sy bawakan. "Hmm.. Kebon Rojo..." gumamnya. Oh, ia sedang mencari rute, pikir saya. "Indrapura, Rajawali, Kuntilanak."

Pada poin ini saya menjulurkan leher untuk melihat peta. Di mana sih di atas bumi Surabaya ini ada jalan bernama Kuntilanak? Terus jalan sebelahnya dinamai Pocong, sebelahnya lagi Genderuwo, gitu? Apakah Pemkot Surabaya sudah kehabisan akal untuk menamai jalan?

Dan menemukan bahwa karena tulisan di peta terlampau kecil, burung kutilang yang bersiul-siul sepanjang hari itu telah dijuluki kuntilanak.

sushi tei for the first time

sarapannasigoreng.blogspot.com

Jadi, ditraktir oleh seorang tmn, akhirnya saya masuk juga ke restoran ini. Suka sekali dengan menu yg ada topping kerangnya! As odd as it may seem, rasanya mirip dg daging panggang. Sempat makan yg topping cumi juga, ternyata cumi matang dan tidak matang rasanya nggak jauh beda. Ada sushi telur ikan, telur ikannya besar-besar, sebesar jelly pink yang sering ada dalam es campur.

ikan mentah for the first time

Jadi, saya dan sekelompok teman makan di Bentoya. Dua orang di antara mereka memesan sushi. Rainbow sushi something dan embuh sushi something. Dan entah terbawa suasana atau apa, akhirnya setelah sushi dihidangkan saya makan ikan dan telurnya dalam keadaan mentah.

Saat digigit, telur ikannya meletus menjadi cairan asin. Telur ikan bercangkang lunak ya Sodara-Sodara, nggak kayak telur unggas. Mengenai ikannya, lidah saya tidak mendeteksi adanya rasa tertentu, hanya kenyal seperti agar-agar yang dilumuri minyak.

Telur ikannya lucu lho, kecil2 warna oranye gitu.. Daging ikannya berwarna peach.

Dan enggak, mereka tidak diam-diam memasukkan alkohol dalam minuman saya. Nggak ada menu alkohol di sana selain bir, which nobody ordered. Kami sempat guyonan tentang tidak disediakannya sake di sini, padahal restorannya sangat Jepang sekali. Adanya malah shake. Shake strawberry, coklat, vanila...

Waktu itu saya ngakak gak brenti2, tapi kalo dipikir-pikir sekarang seharusnya tidak selucu itu. Jangan-jangan mereka memang diam-diam memasukkan alkohol ke dalam minuman saya. -.-

zel

Katae, d Israel, kata 'Azazel' digunakan untuk ndubbing kata2 makian. Kalo dipake d JTV, kepanjangen no ya? XD

Hahah maap bagi yg gak ngerti, inside jokes org Surabaya...