Tampilkan postingan dengan label cina. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cina. Tampilkan semua postingan

liburan orang lain

peta cina

Online dating is a great way to meet Photoshop experts.
-- Jinx Yeo at Punchline Comedy, Shanghai --

Temen saya abis dari Cina. Kalau Cina diumpamakan bentuk jantung hati, dia jalan-jalan dari tengah ke ujung tenggara. Kalau bentuk ayam (yang lebih sesuai dengan pendapat umum), rutenya dimulai dari pangkal sayap dan diakhiri di bagian bawah dada.

Perjalanan diawali saat ia mendarat di Chengdu Shuangliu International Airport, propinsi (provinsi?) Sichuan. Ia lantas menuju Jiuzhaigou, masih di Sichuan, untuk melihat danau 5 warna yang terkenal itu. Setelahnya ia bertolak ke propinsi Hunan, untuk menuju Zhangjiajie. Menu wajib tour nih, gandengannya Jiuzhaigou. Pulangnya naik pesawat dari Guangzhou Baiyun International Airport, propinsi Guangdong.

Jadi kenapa sy menulis tentang liburan lebaran org lain? Karena saya sendiri liburan nggak ke mana-mana! Cuma ke Surabaya tok, mau cerita apa? x____________x

china for the second time -- part five

plaza inn

Jadi akhirnya terbahas juga makanan yang ini. Doain aja semoga niat blogging tidak hilang dan bisa bercerita tentang makanan-makanan lain yg sempat sy santap di Cina. ;)

Nama makanan: 雀龍點心 (què lóng diǎnxīn, ini paket dim sum)
Asal: Hong Kong, tapi disesuaikan dengan lidah turis.
Nama restoran: Plaza Inn by Maxim's Restaurant Limited
Harga: 286 HKD
Isi: 2 siomay dg topping abalone, 2 hakau udang, 2 udang cacah berbentuk ikan koi; 2 pie asin dg topping abalone, 2 egg tart dg topping agar-agar transparan, 2 kue embuh tabur wijen.
Citarasa: asin, gurih, sedap

Kesan: Cantik! Tiada kata lain yang bisa menggambarkan hidangan ini. Lebay one ding, tentu selain cantik juga enak. Tapi! Udang berbentuk ikan koi, pie asin dengan garnish whole abalone, ini yang bikin koki atawa make-up artist? Wadahnya juga cute max! Selain itu, kue-kue manisnya yummy. Interiornya luar biasa, ada semacam taman lampion indoor di tengah-tengah restoran ini, dg warna lampu yang berganti-ganti. Seragam yang dipakai pelayan restoran ini juga keren banget.

Catatan: Makanan di Disneyland Hong Kong (sejauh pengalaman sy 2x ke sana, yang sebelum ini makannya sosis panggang), tidak ofensif pada lidah Indonesia. Tapi ini bukan hal yang umum dijumpai di Hong Kong, kecuali di tempat-tempat yang memang ditujukan utk turis internasional. Jangan kaget bila sepulang dari Disneyland Anda mampir ke kedai mie dan menjumpai kuahnya berasa kaporit, misalnya. Atau makan bakso bakar kecap yang asem, asin, enggak ada manis-manisnya sama sekali. Percayalah you'll never appreciate the hint of sugar in any meals until it's completely not there. Tapi hei, yang berkesan itulah yang bisa diceritain ke anak-cucu, bener ga?

china for the second time -- part four

gan guo udang

Pengennya sih, mbahas setiap jenis makanan yg kami santap dalam trip ke Cina kali ini. Tapi melihat sifat saya, mohon dimaafkan jika akhirnya hanya terbahas satu-dua jenis masakan... Lebih baik daripada enggak sama sekali kan? ;)

Nama makanan: 干锅鱿鱼虾 (gān guō yóuyú xiā)
Asal: 四川省 (provinsi Sìchuān)
Nama restoran: 火胖子 (Huǒ pàngzi)
Harga: 48 RMB
Isi: udang, gurita, cumi
Citarasa: asin, gurih, pedas, wangi daun ketumbar

Kesan: Bumbu gan guo mungkin agak mengejutkan bagi lidah Indonesia, namun jenis masakan ini lama-lama ngangeni. Udangnya renyah, cumi dan guritanya sedap. Dimakan bersama nasi putih.

Catatan: Aduk merata saat di awal. Bila disajikan di atas tungku, aduk tiap beberapa menit. Satu lagi, masakan ini pedas. Pastikan gelas Anda terisi dan siapkan tisu. Saya bukan org yang hidungnya gampang meler bila makan makanan bercitarasa pedas, namun gan guo youyu xia telah mengalahkan saya. Telak.

china for the second time -- part three

china mrt

Pada ingat krisis ekonomi tahun 2013 nggak? Di Indonesia semua kelabakan. Toko-toko sepi. Restoran gulung tikar. Cewek-cewek kusut karena duit yang harusnya dipake buat perawatan kulit wajah habis terpakai utk kebutuhan sehari-hari. Rambut sy rusak karena dua merk shampoo yang biasa sy pakai mengganti formulanya dg bahan yg lebih murah. Bangunan-bangunan yang sudah saatnya dicat ulang harus bersabar hingga jangka waktu yang tidak ditentukan. Sikap pramusaji, sopir taksi dan tenaga penjualan menjadi buruk karena kenaikan gaji tidak sebanding dengan tingkat inflasi.

Untunglah semuanya berangsur membaik circa 2015. Sekrg 2016, dan bangunan-bangunan komersial sudah jarang yang kelihatan perlu direnovasi.

Namun Cina! Sebelum ke sana tahun ini (2016), tahun 2012 saya juga ke sana. Tahun 2012 itu ekonomi sedang bagus-bagusnya. Semua org berwajah cerah dan secara general memiliki sikap yg baik, misal memberikan tempat duduk di transportasi umum kepada para lansia.

Orang yang lebih tuanya juga lebih apa ya, tidak mentang-mentang, gitu. Suatu ketika saya melihat ibu-ibu tua yang berterima kasih namun tidak mau menerima bangku yang ditawarkan oleh seorg pemuda. Ini tahun 2012.

Sy sendiri, sebagai the stupid foreigner, banyak mendptkan pertolongan dr org tidak dikenal, dan mereka melakukannya dg senang hati. Kalau attitude ada aromanya, Cina tahun 2012 penuh dg aroma tsb, bagaikan area Matahari Department Store yang dihuni konter parfum penuh dg sebuah aroma yang sy tidak pernah bisa menebak itu aroma apa.

Tahun 2016, hal-hal bagusnya enggak sebanyak 2012. Sembari berpegangan pada tiang kereta bawah tanah (kadang atas tanah), pria-wanita berabut kelabu memasang tampang masam kepada anak-anak muda yang duduk di bangku sambil main handphone, tidak sekalipun menengadah pada para senior itu.

Sy tidak menemukan bangunan yang catnya mengelupas di sana-sini, namun jelas bangunan2 di Cina tahun 2016 bukan pada kondisi terbaik.

Orang-orangnya berjalan dengan kurang bersemangat, jalanan di area-area tertentu kota malah lengang sama sekali.

Tentu ada perkecualian. Ada pekerja kantoran yang memberikan tempat duduknya di MRT pada ibu muda dengan dua orang anak yang barusan naik dari sebuah stasiun.

Ada koko-koko baju biru yang gak ada angin gak ada hujan bantuin sy ngangkat koper menuruni tangga.

Ada pegawai restoran yang mencarikan jenis makanan yang saya inginkan lewat internet (mereka gak jual makanan itu), tapi mungkin yang ini agak bias, soalnya mereka membantu setelah saya pesan makanan utk si anu, sudah ga kuat nahan lapar dia.

Kepada orang-orang Cina sisanya, saya ingin berseru: Ayo! Kembalikan semangat positif! Biarkan turis-turis pulang ke negara mereka masing-masing sambil membawa kesan (dan cerita) baik tentang Cina!

Ketahuilah bahwa attitude itu menular. Tahun 2012, walau bahasa Cina saya ha-hi-hu, terkena hawa positif kalian, saya berdiri dan melambaikan tangan ke kursi kosong, mempersilakan kaum tua kalian untuk duduk. Dia lalu ngomong entah apa, sepertinya berterima kasih karena ngomongnya sambil senyam-senyum pakai gigi, dan jarang-jarang dalam hidup perasaan saya seringan itu.

china for the second time

suplemen gnc

Jadi karena parnonya pergi ke Cina kali ini tanpa ikut tur, sy menjadwalkan vitamin dan suplemen-suplemen tertentu utk tiap-tiap harinya.

Jangan sampai sy sakit di sana, 'bo! Secara teman seperjalanan saya satu-satunya, the infamous si anu, ga bisa mandarin sama sekali. Saia bukan ahli mandarin, tapi kalo sekadar beli 'Aqua, botol besar, enggak dingin' aja sy bisa.

Apaaa? Remeh? Coba deh situ kalo pas sakit amandel dan cuma bisa beli air minum dingin, apa nelennya gak serasa diiris2 sembilu tuh. >:D

menu cina
Ato ke restoran, menunya kayak kitab kungfu dunia persilatan.


Maka sy pun mengeluarkan tempat obat pusaka pemberian orang tua. Eng... mungkin enggak bisa dibilang pusaka-pusaka banget. Mereka belinya di Pasar Gede Solo 3 tahun yang lalu.

Tempat obat ini asik loh. Ada 7 kompartemen, jadi pas utk seminggu, enggak perlu niteni vitamin mana utk hari Senin, suplemen apa utk hari Selasa, dsb.

Kelemahannya, dimensinya agak gede. Setengah kali sepertiga telapak tangan orang dewasa. Makan tempat banget di tas yg sudah penuh sesak dg peta dan travel documents itu. Solusinya, tiap-tiap pagi di hotel saya masukkan vitamin of the day ke wadah plastik bekas vitamin IPI, supaya praktis dibawa berjalan-jalan. Tau kan IPI? Yang vitamin C-nya enak kayak permen itu loh...

vitamin ipi
Silinder setinggi kelingking org dewasa, diameternya satu atau dua ruas jari.


Pagi satu, siang satu, malam satu, vitaminnya gonta-ganti tiap hari, divariasi. Kalo dipikir2 waktu itu sy lebay juga, gpp lah, namanya juga parno sakit. Sy kasih si anu minum vitamin juga, kepala sudah penuh mikir bahasa inggris, bahasa mandarin, amit2 saya masih harus mikir bahasa bindeng atau bahasa hilang suara dari si anu. Tapi si anu cuma sy kasih vitamin 1x sehari, lebih sedikit dari vitamin sy. Mahal bo' kalo ikut 3 biji! Ngehehehehe.

Glossary:
niteni: bahasa Jawa. Artinya kira-kira pay attention to details gitu. Maap H+sekian pulang ke tanah air otak masih mode inggris, indonesianya lagi loading.

aliexpress for the first time

shopping at aliexpress indonesia

Siap2, ini akan jadi posting yang panjang...

Jadi ceritanya, sy memberanikan diri utk beli brg di Aliexpress. Kenapa? Karena sy pernah punya barang serupa, trus rusak, mau beli lagi, di Indo sudah gak ada yang juwal. Iseng-iseng google, eee, ada yang jual. Tapi kok Aliexpress, kok luar negeri...

Sempat maju-mundur juga, apalagi penjualnya mengklaim bahwa pengiriman gratis. Harga barangnya gak mahal. Apa dia gak rugi kalo ongkirnya digratiskan pula? Dalam negeri saja dr ibukota ke tempat sy ada yang tega narik ongkos kirim 14rb per barang kok... padahal sama2 pulau Jawanya. Padahal per barangnya ga sampe 1kg. =__=

Trus sy bc2 d internet, bhw demi menggalakkan ekspor, pemerintah Cina tuh membebaskan biaya pengiriman brg ke LN, asal memenuhi kriteria tertentu. Kriterianya apa, yg nulis juga kurang jelas. O, pantas saja gak semua penjual membebaskan ongkos kirim. Sistemnya Aliexpress ini ada bnyk penjual, dan mereka menetapkan ongkir dw2.

Tapi ya dmn2 ada harga ada rupa. Barang dijanjikan sampai ke tangan sy antara 1 sampai 2 bulan. Maaak...

Ada satu lagi kelebihan Aliexpress, dia menerapkan perlindungan konsumen. Uang kita g akan dibayarkan ke penjual jika brg tdk diterima oleh pembeli. Kelemahannya, perlindungan konsumen ini akan expired dlm jangka waktu tertentu (kalo ga salah ingat, 1 bln). Berhubung sy pilih ongkir gratis (thus waktu kirimnya luamaaa), brg sy nyampenya ya setelah perlindungan konsumen ini expired.

Ah sudahlah, toh barangnya enggak mahal, kalo dicurangi ya nasib, pikir sy sambil menekan tombol 'Submit'.

Dan dimulailah penantian belanja online terpanjang sepanjang sejarah. (Note to self: lain kali bayar'en ae ongkir'e...)

Minggu pertama sy cek, statusnya order masih diproses.

Minggu kedua sy cek, barang sedang disiapkan.

Minggu ketiga dikirim, sy dikasih no resi, disuruh ngetrack sendiri di websitenya pos Cina. Eaaa. Seperti kebanyakan pembeli barang online, sy ga segera ngetrack. Untuk apa, pikir sy, Cina-Indo gkan nyampe dlm 1 minggu kalo gratis.

Minggu keempat, akhirnya sy track tuh barang. Gyaa, websitenya kok kurang meyakinkan. Statusnya kok angka-angka. Apakah artinya inii?

shopping at aliexpress indonesia

Mari kita google lagi... Oh ternyata 325-sekian-sekian-sekian itu kode untuk kota dari mana barang dikirim... Ya sudah, tunggu dengan sabar... Btw maap kualitas potonya, kamera henpon buat motret monitor ya gitu itu deh.

Minggu kelima, sy cek lagi. Hah? Statusnya NULL? Locationnya CAN? Mulai resah. Apaan tuh artinya? Masa barang sy nyasar ke.. Canada? *resah yg ga beralasan*

shopping at aliexpress indonesia

Berhubung minggu kelima itu sy sibuk banget, akhirnya urusan NULL dan CAN ini tak tersentuh.

Minggu keenam, keluar istilah 'IDJKTC' di location. Ah, lega, sudah nyampe Jkt! *menarik kesimpulan sendiri, lagi2 tanpa alasan yg dpt dipertanggungjawabkan*

Minggu ketujuh, dg harap2 cemas sy buka website trackingnya. Dan yg menyambut sy adalah...

shopping at aliexpress indonesia

Apaaa?!? Unsuccessful deliveryyy?

Seblm menggunakan Google Translate utk menerjemahkan makian sy kepada penjualnya (ke dlm bahasa mandarin, penjualnya kan org RRC sono), sy menghubungi si anu. Dan si anu pun membantu sy ngetrack dg website pos kepunyaan Indonesia.

shopping at aliexpress indonesia

Ehh, sy baru tahu lho, brg dr Cina bisa ditrack pake web Indonesia. Dan statusnya pun melegakan, walau hanya sedikit. Good news: bukan unsuccessful, hanya tertunda. Bad news: tertundanya di Customs. =.=a

Sudah banyak kisah horor yg sy dengar ttg Customs. Namanya juga kisah horor, jarang yang berakhir bahagia. Pasrah aja deh, toh itu barang beneran murah, diloloskan oleh Customs syukur, ga lolos gpp.

Minggu kedelapan, akhirnya (akhirnya!) barang itu nyampe ke tangan sy. n___n So so very happy!

Glossary:
dw2: singkatan dari 'dhewe-dhewe'. Istilah bahasa Jawa untuk 'masing-masing'.
bayar'en: bahasa Jawa dari 'bayarlah'.
nyampe: istilah bahasa Jawa. Artinya 'sampai'.

Iklan:

Nggak semua Anda beli barang murah yang bisa direlakan begitu saja kalau ga nyampe ke tujuan. Temennya temen sy buka jasa forwarder! Anda yang mau beli barang di eBay atau Amazon atau mana gt bisa memanfaatkan jasanya, ga perlu kuatir berminggu2 seperti pengalaman sy! :D

Jadi kenapa pakai Yuzzlin?

Ada barang yang Anda incar tapi penjualnya nggak mau ngirim ke Indonesia? Di sinilah jasa forwarder Yuzzlin diperlukan.

Menghindari barang nyantol di Customs? Jasa forwarder Yuzzlin membuat tidur Anda lebih nyenyak.

Nggak punya kartu kredit? Yuzzlin bahkan bisa membantu Anda belanja tanpa kartu kredit!

Apakah nggak akan sulit berkomunikasi dengan Yuzzlin? Well, selama Anda bisa bahasa Indonesia, pasti gampang. Soalnya yang punya orang Indonesia yang tinggal di US. n__n Orangnya ramah dan suka membantu.

Info lebih lengkap kunjungi yuzzlin.com!

Psst, dia juga buka jasa isiin saldo Paypal lho. ;)

korea

korea traditional costume

Bukan sesuatu yang patut dibanggakan nih, sy barusan tahu kalau Korea itu nempel di Cina. Bukan dipisahkan oleh bentangan laut berkilo-kilo meter kayak Jepang dengan Cina.

Sebenarnya dari dulu sudah banyak hint ke sana, tapi baru beneran ngeh setelah baca artikel tentang asal nama provinsi-provinsi di Cina. Digambarkan Jilin dan Laoning berbatasan dengan semacam tanjung raksasa, tapi tanjung itu bukan termasuk wilayah Cina. Jadi apa dong? Akhirnya sy ngwikipedia Jilin, dan nyatalah bahwa Jilin itu berbatasan dengan Korea Utara.

Hint ke sananya apaan aja?

Pertama, berita2 ttg org2 yg menyeberang dari Korea Utara ke Cina dan sebaliknya, menyebut2 ttg sungai. Tapi info ini kena filter d*d*l di otak saya, jd lenyap tanpa meninggalkan jejak.

Yang kedua, Once Upon a Time in [sic] the Old Bridge, film Mandarin yang bercerita tentang pembangunan jembatan, jelas-jelas ditampilkan pancang batas negara di tengah sebuah jembatan (entah jembatan yang dibangun itu atau bukan), tapi lagi-lagi sy anggap tidak penting. Yeah I was ignorant like that.